BANJIT-Kisah haru menyelimuti Kelurahan Pasar Banjit pada Jumat, 3 Juli 2026. Kapolsek Banjit, Iptu Mukhtiar, didampingi sang istri, Ny. Nurhana, dan jajaran anggotanya, turun langsung menyusuri jalanan untuk berbagi rezeki. Aksi kemanusiaan ini menyasar para pejuang nafkah di jalanan, menghadirkan air mata haru di wajah mereka yang kurang beruntung.
Di bawah terik matahari, langkah kaki Kapolsek yang dikenal taat beribadah ini berhenti di hadapan para tukang sapu jalanan yang tak henti mengayuh sapu tuanya. Beliau juga menyambangi para juru parkir yang seharian berpeluh keringat, pemulung yang mengais sisa rezeki, serta marbot yang mengabdikan diri membersihkan rumah ibadah.
Dengan penuh kerendahan hati, Iptu Mukhtiar menyerahkan paket kebahagiaan yang berisikan beras 5kg, mie instan 8 bungkus, susu 1 kaleng, dan telur 1 karpet. Baginya, ini bukan sekadar angka atau nominal, melainkan bentuk cinta kasih dan empati yang mendalam kepada sesama umat.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, sang kapolsek justru tersenyum malu. "Saya sebetulnya merasa malu kalau kegiatan kecil ini mau dirilis, sembako yang saya bagikan ini jumlahnya sedikit," ujarnya sambil berseloroh dengan nada hangat, seolah tak ingin terlihat berjasa. Padahal di mata para penerimanya, bingkisan tersebut adalah anugerah besar yang meringankan beban hidup mereka hari itu.
Masyarakat Kecamatan Banjit tentu sudah paham betul siapa sosok Iptu Mukhtiar. Di balik seragam tegasnya sebagai penegak hukum, tersimpan jiwa seorang bapak dan sahabat yang sangat humanis. Ketaatannya dalam beribadah seolah terpancar dari sifatnya yang ramah, mudah bergaul, dan tak segan merangkul siapa saja.
Semoga jejak kebaikan yang ditorehkan oleh Kapolsek Banjit beserta jajaran ini menjadi lentera penerang, memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan, dan menginspirasi lebih banyak hati untuk terus berbagi kebahagiaan di hari Jumat yang penuh berkah.(Penulis Firman)
