-->

Iklan

Hadir Tanpa Sekat, Polsek Banjit Gelar 'Rembuk Tiuh Sabuk Kamtibmas' Serap Aspirasi Akar Rumput Bersama Camat

Jumat, 09 Oktober 2026, 10/09/2026 10:36:00 PM WIB Last Updated 2026-10-09T15:36:51Z

 


BANJIT – Komitmen Kepolisian Sektor (Polsek) Banjit, Polres Way Kanan, untuk menghadirkan rasa aman secara nyata di tengah masyarakat bukan sekadar retorika belaka. Langkah konkret tersebut dibuktikan melalui penguatan sinergi lintas sektoral dalam sebuah forum dialogis yang berlangsung hangat, interaktif, dan penuh solusi.(Jum'at 9/10/26).


Dikemas dalam program inovatif bertajuk "Rembuk Tiuh Sabuk Kamtibmas", kegiatan ini sukses mengumpulkan puluhan warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama, hingga tokoh pemuda di Kecamatan Banjit. Forum ini dirancang khusus sebagai wadah komunikasi dua arah guna mendengarkan langsung keluhan, menampung aspirasi, sekaligus memetakan solusi bersama demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


Keseriusan dalam membangun ruang dialog yang inklusif ini terlihat jelas dengan kehadiran Camat Banjit, Joni Helmi, S.E. Tidak sekadar hadir secara formalitas, Camat Banjit turun langsung dan duduk berdampingan bersama jajaran Polsek serta elemen masyarakat untuk berdiskusi tanpa adanya batasan birokrasi yang kaku.


Dalam kesempatan tersebut, Joni Helmi menegaskan komitmen penuh jajaran pemerintah kecamatan untuk mendukung setiap langkah strategis kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.


"Kami siap mendukung penuh program ini. Sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai di Kecamatan Banjit," ujar Joni Helmi di sela-sela dialog.


Melalui pendekatan humanis seperti ini, Polsek Banjit membuktikan bahwa pelayanan prima mampu menjadi jembatan kokoh untuk menyelesaikan berbagai potensi konflik dan persoalan di tingkat akar rumput secara cepat, tepat, dan kekeluargaan.


Kapolsek Banjit, Iptu Mukhtiar, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Polri Presisi yang mengedepankan tindakan pencegahan (preventif) melalui pendekatan sosial yang menyentuh hati masyarakat.


"Kami ingin memastikan bahwa polisi bukan lagi sosok yang ditakuti, melainkan mitra terdekat masyarakat dalam menjaga keamanan. Setiap masukan, kritik, maupun laporan yang kami terima dalam Rembuk Tiuh ini akan langsung kami evaluasi untuk menentukan langkah pengamanan ke depan," tegas Iptu Mukhtiar.


Selain membuka ruang diskusi, dalam forum berkala ini Kapolsek Banjit juga memanfaatkan momen untuk mensosialisasikan Layanan Call Center Polisi 110. Layanan bebas pulsa ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memberikan informasi atau melaporkan kejadian darurat secara cepat, sehingga potensi gangguan Kamtibmas dapat diantisipasi sedini mungkin.


Pendekatan dialogis dan responsif yang ditunjukkan oleh jajaran Polsek Banjit ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari para peserta yang hadir. Salah satunya datang dari Wayan Ngidep, tokoh pemuda dari Bali Sadhar Selatan.

Wayan mengungkapkan rasa bangganya terhadap kepemimpinan kepolisian di wilayah hukum Banjit saat ini yang dinilai sangat merakyat.


"Kami sangat bangga memiliki Kapolsek seperti Bapak Iptu Mukhtiar. Beliau tidak hanya memimpin dari balik meja, tetapi mau turun langsung mendengar apa yang menjadi keresahan kami di tingkat bawah. Forum seperti ini membuat kami merasa benar-benar diayomi," ungkap Wayan dengan penuh antusias.


Melalui konsistensi program "Rembuk Tiuh Sabuk Kamtibmas" ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan terus meningkat, sekaligus memperkokoh kemitraan antara Polri, pemerintah, dan warga demi kemajuan Kecamatan Banjit yang aman dan kondusif.(Firman)

Komentar

Tampilkan

  • Hadir Tanpa Sekat, Polsek Banjit Gelar 'Rembuk Tiuh Sabuk Kamtibmas' Serap Aspirasi Akar Rumput Bersama Camat
  • 0

Ad Home