BANJIT– Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kampung halaman benar-benar dibuktikan oleh warga Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Pada Kamis pagi,(16/7/2025). Sekitar ± 500 warga dari Kampung Rebang Tinggi di bantu juga oleh warga kampung Bali Sadhar Selatan turun langsung ke jalan untuk memperbaiki akses vital yang menghubungkan kecamatan tersebut.
Selama ini, ruas jalan poros Rebang Tinggi menuju Banjit mengalami kerusakan yang cukup parah. Jalanan berlubang dalam dan berubah layaknya kubangan atau kolam saat musim hujan tiba, yang mengakibatkan kendaraan roda empat praktis sulit untuk melintasinya.
Tidak ingin berdiam diri menunggu perbaikan, masyarakat mengambil inisiatif luar biasa. Mereka secara sukarela mengumpulkan dana swadaya untuk membeli material batu belah dan batu split, serta menyewa alat berat berupa ekskavator.
Kepala Kampung Rebang Tinggi, Matusin, mengapresiasi tinggi antusiasme dan kekompakan warganya. Ia menjelaskan bahwa gerakan ini murni dari hati nurani masyarakat yang mendambakan akses jalan yang layak dan aman.
"Hari ini kami melaksanakan gotong royong murni gagasan dan swadaya masyarakat demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan rukun," ujar Matusin.
Aksi solidaritas ini tidak hanya dilakukan oleh warga, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari unsur pimpinan kecamatan. Kepala Kampung Rebang Tinggi turut mengundang Camat Banjit, Danramil 427-05/Banjit beserta jajaran, serta Kapolsek Banjit dan anggotanya untuk meninjau dan bergotong royong bersama memperbaiki jalan. Kehadiran aparat TNI-Polri dan pemerintah kecamatan ini semakin membakar semangat gotong royong warga.
Sebanyak kurang lebih satu kilometer tiga ratus meter jalan poros berhasil diperbaiki melalui penimbunan batu agar kembali bisa dilalui dengan lancar.
Meskipun bangga dengan swadaya yang dilakukan, Matusin dan seluruh masyarakat setempat menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah. Mereka sangat mendambakan adanya perhatian khusus dan tindak lanjut pembangunan, seperti pengaspalan atau pengecoran jalan permanen, agar akses mobilitas warga dan roda perekonomian dapat berjalan dengan maksimal.(Firman)
