Selasa, 18 Januari 2022, Selasa, Januari 18, 2022 WIB
Last Updated 2022-01-18T15:42:11Z
Berita Covid-19Berita DaerahBerita NasionalBerita PolriVaksinasi

Anggota Polri Rela Pakai Kostum Badut Dan Memberikan Reward Demi Kelancaran Kegiatan Vaksinasi Anak


Way Kanan, BeritaIndoTerkini.Com -SDN 01 Gedung Pakuon kecamatan Baradatu , Kabupaten Way Kanan bertindak sebagai tuan rumah vaksinasi covid 19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun, Kegiatan Vaksinasi tersebut di selenggarakan oleh Dinas kesehatan kabupaten Way Kanan melalui UPT Puskesmas Baradatu.Selasa,18/01/2022.


Untuk Mendukung program pemerintah dalam mempercepat Vaksinasi Anak, Seorang bhayangkara polri yang tak segan dan rela memakai pakaian badut untuk menghilangkan rasa takut pada anak yang akan di suntik,.


Antusiasme masyarakat cukup tinggi untuk mendampingi anak-anak mereka mengikuti vaksinasi. "Tadi Sempat kaget, seneng dengan adanya polisi yang pake seragam badut jadi anak anak terhibur dan tidak takut." Ungkap riski kurniasari salah satu wali murid saat ditemui usai vaksinasi


Sumber : BeritaIndoTerkini.Com

Di tempat vaksinasi itu, tak kurang 100 anak menjadi sasaran percepatan vaksinasi. Terlihat Pada saat vaksinasi anak, Aipda Nurman Fauzi Memakai Kostum badut untuk memberikan motivasi dan menghibur anak-anak histeris yang takut pada jarum suntik.

"Terimakasih banyak untuk Aipda Nurman Fauzi yang sudah datang untuk menghibur anak anak kami sehingga anak anak kami merasa terinovasi dan mau ikut vaksin semua." Ucap Kepala Sekolah Sa'at diminta keterangan.


Bhayangkara polri yang sering disapa Nurman itu menyempat kan diri mengibur anak-anak yang akan di vaksin dengan menggunakan seragam badut dan memberikan buku dan pensil sebagai reward pada anak yang sudah di vaksin. "sangat kreatif dan inovativ sekali yang dilakukan Aipda Nurman, anak anak semangat dan tidak takut dengan nakes yang memegang jarum suntik, Seperti ada distraksinya jadi alihannya ke badut." Ujar Tim Nakes Puskesmas Paradatu.


Kreatif dan unik kata kata itu yang tepat untuk menggambarkan sosok Seorang Aipda Nurman  Fauzi untuk menghibur dan menghilangkan rasa takut pada jarum suntik untuk anak yang akan di vaksin.

(Deka)